Bos Epic Games Tim Sweeney Kembali Kritik Aturan Konten AI di Steam
2 mins read

Bos Epic Games Tim Sweeney Kembali Kritik Aturan Konten AI di Steam

CEO Epic Games, Tim Sweeney, telah lama dikenal sebagai sosok yang amat mendukung pemanfaatan teknologi AI pada sektor industri video game. Tak hanya itu, dirinya tercatat sudah berulang kali melontarkan kecaman kepada platform Steam kepunyaan Gabe Newell terkait regulasi AI di etalase digital tersebut. Kini, Sweeney kembali meluapkan kekesalannya atas persoalan serupa. Lantas, apa pemicu terbarunya?

Awal Mula Keluhan Terbaru Tim Sweeney Terkait Aturan AI Steam

Polemik ini bermula dari unggahan akun @mattworkman yang menyoroti perhelatan Steam Next Fest edisi tahun 2026. Acara tersebut rupanya memuat sangat banyak katalog judul game yang mencantumkan label pemanfaatan AI. Menurut pandangannya, fenomena ini terasa amat konyol serta sungguh mencoreng citra Steam sekaligus Valve selaku perusahaan induk.

Tim Sweeney lantas turut menimpali dengan melayangkan kritik terbarunya ke arah Steam. Petinggi Epic Games tersebut mengutarakan rasa frustrasinya terhadap sistem Steam yang mewajibkan para pengembang serta penerbit game membeberkan secara terbuka apakah karya mereka memanfaatkan teknologi AI atau tidak dalam proses pengembangannya.

Sweeney bahkan mengungkapkan rasa muaknya melihat para kreator game seolah dipaksa menuliskan pengakuan penggunaan AI di laman Steam, yang menurutnya justru memicu serangan dari kelompok pembenci yang bergerak secara terorganisir.

Pernyataan langsung dari CEO Epic Games tersebut dapat disimak di bawah ini.

Forcing developers to write a political statement to be used against them by the hate mob they’re helping organize is abhorrent.

“Memaksa developer untuk menulis pernyataan politik yang kemudian dijadikan bahan perlawanan kepada mereka oleh para Hater yang mereka bantu secara terorganisir adalah hal yang menjijikkan.”

Komentar pedas dari bos Epic Games yang kembali mempermasalahkan regulasi AI di Steam ini tentu saja langsung menuai respons pro dan kontra dari kalangan gamer. Tidak sedikit komunitas pemain yang justru merasa jenuh menyaksikan Sweeney terus-menerus menyerang platform Steam.

Sebagian besar gamer menilai aturan transparansi mengenai pemakaian AI di Steam adalah sebuah langkah yang sangat positif. Pasalnya, konsumen berhak mengetahui secara pasti apakah game yang mereka beli merupakan murni karya manusia atau ada bagian tertentu yang dirancang menggunakan bantuan AI.

Demikian kabar mengenai Tim Sweeney yang kembali memprotes kebijakan Steam soal keterbukaan pemanfaatan AI. Bagaimana tanggapan kalian mengenai pandangan terbarunya kali ini?

Simak terus ulasan menarik Gamebrott lainnya seputar Tim Sweeney atau tulisan dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].