Xbox Diisukan Berpotensi Batalkan Game Marvel’s Blade Buatan Arkane Lyon
2 mins read

Xbox Diisukan Berpotensi Batalkan Game Marvel’s Blade Buatan Arkane Lyon

Kelanjutan proyek Marvel’s Blade kini menuai tanda tanya besar. Beredar rumor bahwa Xbox berpeluang menyetop game rancangan Arkane Lyon tersebut, kendati proses produksinya dilaporkan telah mendekati fase final. Keputusan ini disinyalir tak cuma berpusat pada aspek mutu, tetapi juga kalkulasi finansial yang rumit serta situasi studio pengembang yang tengah genting.

Pemicu Isu Pembatalan Marvel’s Blade oleh Pihak Xbox

Informasi mengejutkan ini diungkapkan oleh jurnalis sekaligus orang dalam Xbox, Jez Corden, dalam siniar XB2. Menurut keterangannya, Microsoft berusaha keras mengelak dari skenario “situasi Wolverine”, sebuah analogi yang mengarah pada proyek game dengan respons atau standar kualitas jeblok walau fase pembuatannya sudah melangkah sangat jauh.

Selain masalah mutu, Corden menerangkan bahwa mahalnya royalti lisensi karakter Marvel sangat menekan margin profitabilitas. Situasi tersebut memaksa Marvel’s Blade mencetak angka penjualan yang jauh lebih masif agar Microsoft dapat mengantongi laba bersih.

Kabar terdahulu membeberkan bahwa dana produksi game ini melesat naik, sementara jadwal peluncurannya bergeser secara internal dari tahun 2026 menuju penghujung 2027. Berdasarkan arsip resmi pemerintah Prancis, tertera kucuran dana melewati angka €94 juta sepanjang rentang 2023–2026, yang dipastikan membengkak drastis saat perilisannya nanti.

Walau demikian, Corden menggarisbawahi fakta bahwa tidak ada orang luar yang betul-betul memahami proyeksi internal Microsoft. Oleh sebab itu, publik disarankan tidak langsung menelan mentah-mentah kabar angin ini.

Pada waktu bersamaan, eksistensi Arkane Lyon berada dalam bahaya penutupan. Mulai pertengahan 2026, Microsoft aktif memburu investor maupun mitra strategis baru guna menampung studio itu demi agenda restrukturisasi Xbox. Regulasi Florange di Prancis mengharuskan proses pencarian pembeli sedikitnya berjalan tiga bulan sebelum penutupan resmi, dengan batas konsultasi rampung kira-kira 13 November 2026.

Kondisi ini menaruh nasib kurang lebih 217 karyawan dalam ancaman pemutusan kerja. Keterangan dokumen internal memaparkan proses penghentian divisi kerja dapat berlangsung sejak akhir 2026 sampai awal 2027 seandainya gagal mencapai kesepakatan.

Sampai detik ini, belum ada pernyataan resmi terkait nasib pembatalan Marvel’s Blade. Semua kabar masih berstatus rumor liar dan momen 13 November menjadi titik penentu yang paling ditunggu. Apabila pembeli ditemukan, kelanjutan game ini bisa diselamatkan pemilik anyar. Namun jika nihil, proyek yang dikerjakan sejak 2022 tersebut berpotensi lenyap tanpa sempat dirilis.

Simak terus ulasan memikat Gamebrott lainnya seputar Marvel’s Blade maupun tulisan menarik lainnya garapan Arif Gunawan. Untuk urusan kemitraan dan informasi lebih mendalam, Anda dapat menghubungi kami melalui [email protected].