Stok Ludes di Pasar Global, Banderol GPU RTX 5080 Melambung Hingga Rp36 Juta
Banderol GPU RTX 5080 melonjak drastis pada pasar ritel internasional hingga melampaui USD 2.000 atau setara Rp36 jutaan. Padahal ketika pertama kali diperkenalkan NVIDIA pada Januari 2025 lalu, kartu grafis anyar tersebut mengusung MSRP resmi senilai USD 999. Lonjakan harga luar biasa ini sontak membuat para perakit PC gaming terpaksa gigit jari.
Lonjakan Nilai Jual RTX 5080 Lampaui 30 Juta Rupiah
Gejala kenaikan drastis ini kian parah seusai ketersediaan stok resmi pada toko besar semacam Newegg dinyatakan ludes tak bersisa. Mengutip laporan Wccftech, situasi kelangkaan barang ini langsung dimanfaatkan penjual pihak ketiga guna mematok model custom PNY RTX 5080 ARGB OC pada nilai USD 2.299, atau melesat sekitar 130% melampaui patokan MSRP.
Sementara pada gerai ritel fisik seperti Best Buy, angkanya mencapai kisaran USD 1.999. Nominal setinggi itu sejatinya adalah harga retail dasar kepunyaan lini kasta atasnya, yaitu RTX 5090.
Faktor kunci di balik kelangkaan ini disinyalir bersumber dari minimnya ketersediaan komponen memori GDDR7 serta imbas ledakan pesanan hardware komputasi kecerdasan buatan dunia. Tekanan tersebut menimbulkan kemacetan rantai pasok chip memori, yang pada akhirnya membebani ongkos manufaktur GPU untuk para konsumen.
Untuk kalian yang berhasrat merakit komputer sekarang, pembengkakan angka ini jelas menjadi dilema besar. Selama pasokan barang belum pulih, menunda pembelian sampai distribusi kembali normal menjadi langkah rasional dibanding menebusnya dua kali lipat lebih mahal, brott!
Simak terus ulasan terkini Gamebrott seputar ranah Tech maupun sajian tulisan lain garapan Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
